Kamis, Juli 16, 2026

Edukasi Laktasi dan Pemanfaatan Daun Kelor Perkuat Layanan Posyandu di Desa Pabentengan

Terkait

IDEAtimes.id, MAROS – Tim pengabdian kepada masyarakat melaksanakan edukasi laktasi, gizi ibu menyusui, dan pemanfaatan daun kelor bagi kader Posyandu serta ibu menyusui di Desa Pabentengan, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, pada 3 Juli 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program “Inovasi Tepung Daun Kelor untuk Dukungan ASI Eksklusif dan Penguatan Layanan Posyandu melalui Pemberdayaan Kader di Desa Pabentengan, Kabupaten Maros” yang diketuai oleh Dr. Sumiaty, SKM.,M.Kes dan anggota oleh Dr. Nurhidayati, S.E.I.,M.Si.

Dalam kegiatan itu, Nurul Ulfah Mutthalib, S.K.M., M.Kes. menyampaikan materi mengenai laktasi dan gizi ibu menyusui berbasis Posyandu.

Materi mencakup pentingnya ASI eksklusif, teknik menyusui yang tepat, pemenuhan gizi seimbang, serta peran kader dalam mendampingi ibu menyusui.

Sementara itu, Dr. Nur Ulmy Mahmud, S.K.M., M.Kes. memberikan edukasi mengenai pemanfaatan daun kelor sebagai pangan lokal.

Daun kelor dapat diolah menjadi tepung maupun berbagai produk pangan bergizi yang praktis dan mudah diterapkan di tingkat rumah tangga.

Kepala Desa Pabentengan, Muhammad Jafar Fattah, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini penting untuk meningkatkan pengetahuan kader dan masyarakat dalam mendukung pemberian ASI eksklusif, memperbaiki gizi ibu menyusui, serta mengoptimalkan potensi pangan lokal yang tersedia di desa.

Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia, yakni Nina Alivia dan Hiyal Syafaat, yang membantu persiapan kegiatan, pendampingan peserta, pengelolaan data, dan dokumentasi.

Tim pelaksana menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atas dukungan pendanaan tahun 2026 yang diberikan.

Apresiasi juga disampaikan kepada Pemerintah Desa Pabentengan, kader Posyandu, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan.

Melalui kegiatan ini, kader Posyandu diharapkan semakin mampu memberikan edukasi dan pendampingan kepada ibu menyusui serta mendorong pemanfaatan daun kelor sebagai pangan lokal secara berkelanjutan. (*)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
Terkini

Jalan 1.400 Kilometer Dibangun, Ahli Sebut Program MYP Sulsel Akan Ubah Konektivitas Daerah

IDEAtimes.id, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pelaksanaan Multi Years Project (MYP) pembangunan jalan yang menjadi salah...
Terkait
Terkini

Jalan 1.400 Kilometer Dibangun, Ahli Sebut Program MYP Sulsel Akan Ubah Konektivitas Daerah

IDEAtimes.id, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pelaksanaan Multi Years Project (MYP) pembangunan jalan yang menjadi salah...

Berita Lainnya