Jumat, Mei 24, 2024

Avigan, Obat Influenza Buatan Jepang yang Dipercaya Bisa Sembuhkan Corona

Terkait
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

IDEAtimes.id, Makassar;- Nama Avigan menjadi angin segar di tengah wabah virus korona (Covid-19) yang mengguncang dunia.

Obat anti-influenza produksi Jepang itu diyakini dapat menyembuhkan pasien yang positif terjangkit virus mematikan tersebut.

Pejabat Kementerian Sains dan Teknologi China, Zhang Xinmin, mengatakan, Avigan telah diuji klinis terhadap 340 pasien korona di Kota Wuhan dan Shenzen. Hasilnya, memuaskan. Menurut dia, ada tanda-tanda kesembuhan bagi pasien Covid-19.

“Ini memiliki tingkat keamanan tinggi dan jelas efektif untuk perawatan,” kata Zhang dikutip NHK, seperti dilaporkan kembali The Guardian, Jumat (20/3/2020).

Avigan merupakan obat virus antiinfluenza yang dikembangkan Toyama Chemical Co, anak perusahaan Fujifilm Holdings, Jepang.

Pemerintah Jepang pernah memasok favipiravir sebagai bantuan darurat untuk menghadapi wabah virus Ebola di Guinea. Obat ini dinyatakan efektif mendorong kesembuhan pasien.

Otoritas kesehatan Prancis yang turut memantau penggunaan obat ini menyebut angka kematian turun.

“Hasilnya menggembirakan. Mereka menunjukkan penurunan jumlah kematian pada orang dewasa dan remaja. Proses pemulihan dipercepat, ” bunyi otoritas Prancis setelah dia bertemu dokter yang bekerja menangani Ebola.

Tidak hanya Ebola, Avigan juga diklaim dapat menyembuhkan demam berat dengan sindrom trombositopenia atau STFS.

    Virus yang dibawa kutu hewan ini pernah merebak di China, Korea dan Jepang pada 2013 silam.

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengambil keputusan memesan obat yang banyak digunakan di beberapa negara untuk menyembuhkan pasien yang terinfeksi virus corona atau covid-19. Langkah ini diambil Jokowi untuk menanggulangi penyebaran virus corona di Indonesia.

    Jokowi mengatakan berdasarkan riset dan pengalaman beberapa negara obat tersebut bisa mengobati dan memberikan kesembuhan pasien yang terjangkit corona.

    Melalui langkah ini, Jokowi menegaskan negara tidak tinggal diam dalam upaya menanggulangi masalah Covid-19. Dalam pendistribusiannya, obat ini akan sampai kepada pasien yang membutuhkan melalui dokter keliling dari rumah ke rumah, rumah sakit, serta puskesmas di kawasan terinfeksi.

    Lebih lanjut dirinya menegaskan jika yang sudah ditemukan adalah obat. Sementara untuk antivirus sampai saat ini belum ditemukan.

    Obat ini, imbuhnya, sudah dicoba oleh satu sampai tiga negara. Obat tersebut bernama Avigan yang telah dipesan sebanyak 5.000, dan saat ini dalam proses pemesanan sebanyak 2 juta.

    “Kedua, Chloroquine yang kini telah siap 3 juta, kecepatan ini yang kita ingin sampaikan kita tidak diam tapi mencari hal-hal, info-info apa yang bisa kita lakukan untuk menyelesaikan Covid-19,” terangnya, kemarin Jumat, (20/03/2020). Dikutip dari CNBC

    Update terakhir, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengonfirmasi ada penambahan pasien positif Covid-19 hingga Jumat (20/3/2020) pukul 12.00 WIB.

    Dengan demikian, total kasus per hari ini sebanyak 369 orang kasus. “Positif terkonfirmasi, ada yang sudah sembuh dan beberapa meninggal dunia,” ujar Yuri di BNPB.

    Rinciannya adalah kasus positif menjadi 369 orang, sembuh 17 orang. “Dan tambahan yang meninggal dunia 7 orang menjadi 32,” jelasnya.(*)

    Terkini

    Kembalikan Formulir di Demokrat, Danny Pomanto Berharap Diusung di Pilgub Sulsel

    IDEAtimes.id, MAKASAR - Partai Demokrat kembali ingin mengulang sejarah meraih kemenangan bersama Moh Ramdhan Pomanto atau akrab disapa Danny Pomanto...
    Terkait

    IDEAtimes.id, Makassar;- Nama Avigan menjadi angin segar di tengah wabah virus korona (Covid-19) yang mengguncang dunia.

    Obat anti-influenza produksi Jepang itu diyakini dapat menyembuhkan pasien yang positif terjangkit virus mematikan tersebut.

    Pejabat Kementerian Sains dan Teknologi China, Zhang Xinmin, mengatakan, Avigan telah diuji klinis terhadap 340 pasien korona di Kota Wuhan dan Shenzen. Hasilnya, memuaskan. Menurut dia, ada tanda-tanda kesembuhan bagi pasien Covid-19.

    “Ini memiliki tingkat keamanan tinggi dan jelas efektif untuk perawatan,” kata Zhang dikutip NHK, seperti dilaporkan kembali The Guardian, Jumat (20/3/2020).

    Avigan merupakan obat virus antiinfluenza yang dikembangkan Toyama Chemical Co, anak perusahaan Fujifilm Holdings, Jepang.

    Pemerintah Jepang pernah memasok favipiravir sebagai bantuan darurat untuk menghadapi wabah virus Ebola di Guinea. Obat ini dinyatakan efektif mendorong kesembuhan pasien.

    Otoritas kesehatan Prancis yang turut memantau penggunaan obat ini menyebut angka kematian turun.

    “Hasilnya menggembirakan. Mereka menunjukkan penurunan jumlah kematian pada orang dewasa dan remaja. Proses pemulihan dipercepat, ” bunyi otoritas Prancis setelah dia bertemu dokter yang bekerja menangani Ebola.

    Tidak hanya Ebola, Avigan juga diklaim dapat menyembuhkan demam berat dengan sindrom trombositopenia atau STFS.

      Virus yang dibawa kutu hewan ini pernah merebak di China, Korea dan Jepang pada 2013 silam.

      Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengambil keputusan memesan obat yang banyak digunakan di beberapa negara untuk menyembuhkan pasien yang terinfeksi virus corona atau covid-19. Langkah ini diambil Jokowi untuk menanggulangi penyebaran virus corona di Indonesia.

      Jokowi mengatakan berdasarkan riset dan pengalaman beberapa negara obat tersebut bisa mengobati dan memberikan kesembuhan pasien yang terjangkit corona.

      Melalui langkah ini, Jokowi menegaskan negara tidak tinggal diam dalam upaya menanggulangi masalah Covid-19. Dalam pendistribusiannya, obat ini akan sampai kepada pasien yang membutuhkan melalui dokter keliling dari rumah ke rumah, rumah sakit, serta puskesmas di kawasan terinfeksi.

      Lebih lanjut dirinya menegaskan jika yang sudah ditemukan adalah obat. Sementara untuk antivirus sampai saat ini belum ditemukan.

      Obat ini, imbuhnya, sudah dicoba oleh satu sampai tiga negara. Obat tersebut bernama Avigan yang telah dipesan sebanyak 5.000, dan saat ini dalam proses pemesanan sebanyak 2 juta.

      “Kedua, Chloroquine yang kini telah siap 3 juta, kecepatan ini yang kita ingin sampaikan kita tidak diam tapi mencari hal-hal, info-info apa yang bisa kita lakukan untuk menyelesaikan Covid-19,” terangnya, kemarin Jumat, (20/03/2020). Dikutip dari CNBC

      Update terakhir, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengonfirmasi ada penambahan pasien positif Covid-19 hingga Jumat (20/3/2020) pukul 12.00 WIB.

      Dengan demikian, total kasus per hari ini sebanyak 369 orang kasus. “Positif terkonfirmasi, ada yang sudah sembuh dan beberapa meninggal dunia,” ujar Yuri di BNPB.

      Rinciannya adalah kasus positif menjadi 369 orang, sembuh 17 orang. “Dan tambahan yang meninggal dunia 7 orang menjadi 32,” jelasnya.(*)

      spot_img
      Terkini

      Kembalikan Formulir di Demokrat, Danny Pomanto Berharap Diusung di Pilgub Sulsel

      IDEAtimes.id, MAKASAR - Partai Demokrat kembali ingin mengulang sejarah meraih kemenangan bersama Moh Ramdhan Pomanto atau akrab disapa Danny Pomanto...

      Berita Lainnya

      spot_img