Jumat, Mei 24, 2024

Pelantikan Dekan FKM Dianggap Catatan Buruk Demokrasi di UMI

Terkait
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

IDEAtimes.id, Makassar;- Pelantikan dekan FKM UMI Periode 2020-2024 telah di lakukan oleh Rektor UMI di Menara UMI hari Rabu, 1/4/2020, dimana Dr. Suharni A.Fahcrin Spd,Mkes yang dilantik menggantikan Dekan FKM UMI sebelumnya.

Pelantikan Dekan FKM UMI ini banyak menuai protes dari, Dosen, Mahasiswa dan alumni FKM UMI, pasalnya Dekan yang dilantik adalah Dekan yang meraih suara lebih kecil dibandingkan dengam peraih suara mayoritas di FKM UMI.

Menanggapi pelantikan itu, Ketua IKA Alumni FKM UMI, Rahmatullah SKM menyatakan protes kepada pihak Rektor UMI karena dinilai melakukan tindakan yang mencederai proses demokrasi di tataran FKM UMI.

Menurut Rahmat, suara mayoritas saat pemilihan calon Dekan FKM di abaikan oleh pihak Rektor dan menetapkan calon Dekan dengan suara paling rendah sementara indikator penilaiannya tidak proporsional dan tidak memiliki landasan ilmiah.

Dia menilai apa yang dilakukan oleh Rektor UMI hari ini akan berdampak buruk bagi kelangsungan proses belajar mengajar di FKM UMI kedepan.

“Saya khawatir, apa yang terjadi pada kami dulu semasa kuliah terulang kembali, dosen dengan dosen saling adu jotos, iklim/suasana proses belajar mengajar yang tidak kondusif, hubungan antar dosen tidak harmonis lagi, dan sebagainya” Ungkap Rahmat, Selasa, 1/4/2020.

Rahmat menilai hasil pemilihan di tingkatan Fakultas harusnya sudah menjadi catatan penting bagi pihak Rektor bahwa suara mayoritas Dosen harusnya lebih di utamakan dibanding dengan yang memiliki suara lebih kecil demi menjaga harmonisasi di tingkatan Fakultas.

“Ini akan menjadi catatan penting untuk Rektor UMI, bahwa yang beliau lantik sebagai Dekan adalah orang yang tidak bisa mewakili harapan dan keinginan mayoritas Dosen di lingkup FKM UMI” Ungkapnya

Rahmat menambahkan akan segera melayangkan surat protes kepada Ketua Pembina Yayasan UMI dan Ketua Yayasan UMI beserta Ketua Pengurus Pusat IKA UMI atas kondisi terkait pemilihan Dekan FKM UMI.

“Kami akan segera melayangkan surat protes kepada Ketua Pembina Yayasan dan Ketua Yayasan UMI, serta kepada Ketua Pengurus Pusat IKA UMI atas kejadian ini, sebagai Alumni kita wajib melihat UMI kedepan lebih baik” Tutupnya.

Terkini

Kembalikan Formulir di Demokrat, Danny Pomanto Berharap Diusung di Pilgub Sulsel

IDEAtimes.id, MAKASAR - Partai Demokrat kembali ingin mengulang sejarah meraih kemenangan bersama Moh Ramdhan Pomanto atau akrab disapa Danny Pomanto...
Terkait

IDEAtimes.id, Makassar;- Pelantikan dekan FKM UMI Periode 2020-2024 telah di lakukan oleh Rektor UMI di Menara UMI hari Rabu, 1/4/2020, dimana Dr. Suharni A.Fahcrin Spd,Mkes yang dilantik menggantikan Dekan FKM UMI sebelumnya.

Pelantikan Dekan FKM UMI ini banyak menuai protes dari, Dosen, Mahasiswa dan alumni FKM UMI, pasalnya Dekan yang dilantik adalah Dekan yang meraih suara lebih kecil dibandingkan dengam peraih suara mayoritas di FKM UMI.

Menanggapi pelantikan itu, Ketua IKA Alumni FKM UMI, Rahmatullah SKM menyatakan protes kepada pihak Rektor UMI karena dinilai melakukan tindakan yang mencederai proses demokrasi di tataran FKM UMI.

Menurut Rahmat, suara mayoritas saat pemilihan calon Dekan FKM di abaikan oleh pihak Rektor dan menetapkan calon Dekan dengan suara paling rendah sementara indikator penilaiannya tidak proporsional dan tidak memiliki landasan ilmiah.

Dia menilai apa yang dilakukan oleh Rektor UMI hari ini akan berdampak buruk bagi kelangsungan proses belajar mengajar di FKM UMI kedepan.

“Saya khawatir, apa yang terjadi pada kami dulu semasa kuliah terulang kembali, dosen dengan dosen saling adu jotos, iklim/suasana proses belajar mengajar yang tidak kondusif, hubungan antar dosen tidak harmonis lagi, dan sebagainya” Ungkap Rahmat, Selasa, 1/4/2020.

Rahmat menilai hasil pemilihan di tingkatan Fakultas harusnya sudah menjadi catatan penting bagi pihak Rektor bahwa suara mayoritas Dosen harusnya lebih di utamakan dibanding dengan yang memiliki suara lebih kecil demi menjaga harmonisasi di tingkatan Fakultas.

“Ini akan menjadi catatan penting untuk Rektor UMI, bahwa yang beliau lantik sebagai Dekan adalah orang yang tidak bisa mewakili harapan dan keinginan mayoritas Dosen di lingkup FKM UMI” Ungkapnya

Rahmat menambahkan akan segera melayangkan surat protes kepada Ketua Pembina Yayasan UMI dan Ketua Yayasan UMI beserta Ketua Pengurus Pusat IKA UMI atas kondisi terkait pemilihan Dekan FKM UMI.

“Kami akan segera melayangkan surat protes kepada Ketua Pembina Yayasan dan Ketua Yayasan UMI, serta kepada Ketua Pengurus Pusat IKA UMI atas kejadian ini, sebagai Alumni kita wajib melihat UMI kedepan lebih baik” Tutupnya.

spot_img
Terkini

Kembalikan Formulir di Demokrat, Danny Pomanto Berharap Diusung di Pilgub Sulsel

IDEAtimes.id, MAKASAR - Partai Demokrat kembali ingin mengulang sejarah meraih kemenangan bersama Moh Ramdhan Pomanto atau akrab disapa Danny Pomanto...

Berita Lainnya

spot_img