Kamis, April 18, 2024

Ketua KNPI Sulsel Imbau Masyarakat Tak Tolak Jenazah Pasien Covid

Terkait
spot_img

IDEAtimes.id, Makassar;- Penolakan terhadap pemakaman jenazah pasien Covid-19 yang terjadi dibeberapa tempat menimbulkan rasa prihatin dari pelbagai kalangan, termasuk Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulsel dibawah kepemimpinan Andi Muhammad Arham Basmin.

Juru Bicara Satgas Covid-19 DPD KNPI Sulsel, Muh Harun Alrasyid mengungkapkan, menurut syariat Islam menghormati jenazah merupakan sesuatu yang wajib. Tentunya, agama lain juga memiliki pandangan yang serupa.

Jenazah, jelas Harun, harus dimandikan dengan bersih dan suci, dikafani kemudian dikubur dengan penuh penghormatan dan penghargaan.

“Kita semua tentunya berduka akibat wabah virus corona yang terjadi ini. Ironisnya, di tengah kondisi duka ini masih ada sebagian saudara kita yang melakukan penolakan terhadap pemakaman jenazah pasien covid-19, tentunya ini sangat memprihatinkan,” kata Harun, Senin (13/4/2020).

Harun menganggap munculnya penolakan karena masih kurangnya edukasi terkait penanganan covid-19 sehingga banyak masyarakat yang belum paham terkait protokol penanganan jenazah akibat wabah covid-19.

“Sebagian masyarakat menganggap bahwa jenazah akibat covid-19 bila dimakamkan maka virus itu akan langsung menyebar padahal tidak seperti itu. Rumah sakit yang menangani jenazah akibat covid- 19 pasti menggunakan standar medis dan dipastikan aman, salah satunya dengan membungkus jasad dengan plastik,” jelasnya.

Untuk itu, ungkap Harun, DPD KNPI Sulsel meminta dengan hormat kepada seluruh masyarakat untuk tidak menolak jenazah yang meninggal akibat covid 19 karena mekanisme penanganan rumah sakit sudah sesuai dengan standar keamanan medis.

Apa lagi, lanjut Harun, tidak sedikit pasien covid-19 yang meninggal adalah tenaga medis dimana mereka dengan rela dan ikhlas di isolasi agar kita semua tidak terjangkit virus terserbut.

“Maka haruslah kita hargai jasa dan jasad mereka. karena merekalah pejuang kesehatan yang berada di garda terdepan. Mari kita doakan saudara kita yang meninggal karena covid-19. Insya Allah syahid,” ungkapnya.

Harun menambahkan, guna memutus mata rantai penyebaran virus covid-19, DPD KNPI Sulsel telah ikut berpartisipasi membantu pemerintah daerah untuk mengedukasi masyarakat, membagikan masker gratis, handsinetizer, penyemprotan disinfektan di beberapa titik.

“Kedepan KNPI Sulsel akan melakukan pembagian sembako dan agenda-agenda lainnya serta terus menerus mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa jenazah akibat covid 19 itu bila ditangani sesuai SOP maka tidak ada masalah, tidak bahaya, karena begitu virus itu ada di tubuh jenazah, di dalam tanah itu virus langsung mati, tidak akan ke mana-mana,” Tutup Harun Dosen Polinas LP3i Makassar ini. (*)

spot_img
Terkini

NasDem – Gerindra Siapkan Rusdin Abdullah di Pilwalkot Makassar

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Nama pengusaha ternama di kota Makassar Rusdin Abdullah atau Rudal masuk dalam bursa calon Wali Kota...
Terkait

IDEAtimes.id, Makassar;- Penolakan terhadap pemakaman jenazah pasien Covid-19 yang terjadi dibeberapa tempat menimbulkan rasa prihatin dari pelbagai kalangan, termasuk Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulsel dibawah kepemimpinan Andi Muhammad Arham Basmin.

Juru Bicara Satgas Covid-19 DPD KNPI Sulsel, Muh Harun Alrasyid mengungkapkan, menurut syariat Islam menghormati jenazah merupakan sesuatu yang wajib. Tentunya, agama lain juga memiliki pandangan yang serupa.

Jenazah, jelas Harun, harus dimandikan dengan bersih dan suci, dikafani kemudian dikubur dengan penuh penghormatan dan penghargaan.

“Kita semua tentunya berduka akibat wabah virus corona yang terjadi ini. Ironisnya, di tengah kondisi duka ini masih ada sebagian saudara kita yang melakukan penolakan terhadap pemakaman jenazah pasien covid-19, tentunya ini sangat memprihatinkan,” kata Harun, Senin (13/4/2020).

Harun menganggap munculnya penolakan karena masih kurangnya edukasi terkait penanganan covid-19 sehingga banyak masyarakat yang belum paham terkait protokol penanganan jenazah akibat wabah covid-19.

“Sebagian masyarakat menganggap bahwa jenazah akibat covid-19 bila dimakamkan maka virus itu akan langsung menyebar padahal tidak seperti itu. Rumah sakit yang menangani jenazah akibat covid- 19 pasti menggunakan standar medis dan dipastikan aman, salah satunya dengan membungkus jasad dengan plastik,” jelasnya.

Untuk itu, ungkap Harun, DPD KNPI Sulsel meminta dengan hormat kepada seluruh masyarakat untuk tidak menolak jenazah yang meninggal akibat covid 19 karena mekanisme penanganan rumah sakit sudah sesuai dengan standar keamanan medis.

Apa lagi, lanjut Harun, tidak sedikit pasien covid-19 yang meninggal adalah tenaga medis dimana mereka dengan rela dan ikhlas di isolasi agar kita semua tidak terjangkit virus terserbut.

“Maka haruslah kita hargai jasa dan jasad mereka. karena merekalah pejuang kesehatan yang berada di garda terdepan. Mari kita doakan saudara kita yang meninggal karena covid-19. Insya Allah syahid,” ungkapnya.

Harun menambahkan, guna memutus mata rantai penyebaran virus covid-19, DPD KNPI Sulsel telah ikut berpartisipasi membantu pemerintah daerah untuk mengedukasi masyarakat, membagikan masker gratis, handsinetizer, penyemprotan disinfektan di beberapa titik.

“Kedepan KNPI Sulsel akan melakukan pembagian sembako dan agenda-agenda lainnya serta terus menerus mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa jenazah akibat covid 19 itu bila ditangani sesuai SOP maka tidak ada masalah, tidak bahaya, karena begitu virus itu ada di tubuh jenazah, di dalam tanah itu virus langsung mati, tidak akan ke mana-mana,” Tutup Harun Dosen Polinas LP3i Makassar ini. (*)

spot_img
Terkini

NasDem – Gerindra Siapkan Rusdin Abdullah di Pilwalkot Makassar

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Nama pengusaha ternama di kota Makassar Rusdin Abdullah atau Rudal masuk dalam bursa calon Wali Kota...

Berita Lainnya

spot_img