Sabtu, Juni 15, 2024

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Mahfud MD : Jangan Takut, Sehari Cuma Mati 17

Terkait
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

IDEAtimes.id, Jakarta;- Kasus Positif Covid-19 di Indonesia terus meningkat. Saat ini belum ada tanda-tanda membaik.

Meski demikian, Menkopolhukam Mahfud MD mengingatkan masyarakat agar masyarakat tidak panik berlebih.

Kata dia, pemerintah sejauh ini telah melakukan berbagai upaya dalam penanganan Covid-19 mulai dari PSBB dan New Norma.

Menurut Mahfud, masyarakat memang penting untuk bersikap namun tidak panik karena banyak yang lebih ditakuti.

“Saya kira jangan berlebihan takut ya.”Kata Mahfud saat saat menggelar Halal bihalal bersama keluarga besar Universitas Sebelas Maret, Selasa, 26/5/2020.

“Di Indonesia, setiap hari orang mati itu ada 4.484 orang. Nah yang mati karena Corona dari Januari hingga April atau 131 hari rata-rata 17 orang.”Tambah dia.

Lanjut Mahfud, menyamakan kasus kematian akibat Corona dengan yang disebabkan Kecelakaan atau AIDS dan Diare.

“Nah orang yang mati karena kecelakaan lalu lintas itu sembilan kali lebih banyak dari corona. Berkali-berkali lebih banyak orang mati karena Aids dan Diare.” Jelasnya.

Bukan hanya dalam skala lokal, dia juga membuat perbandingan dalam skala global. Menurutnya, pada rentan waktu yang sama, yakni 131 hari, angka kematian warga dunia karena corona berada di angka 280 ribu.

Sedang yang tewas karena diare ada 560 ribu, dan kanker di kisaran tiga jutaan orang.

Meski begitu, dia tak bermaksud menganggap enteng pandemi corona. Menurutnya, bakal lebih baik jika masyarakat berada di posisi tenang, yakni jangan meremehkan namun juga tak boleh takut.

“Kita jangan meremehkan virus ini, tapi juga jangan menjadi takut betul,” tukasnya.

Apalagi, kata Mahfud MD, sejak awal kemunculan corona di Indonesia, pemerintah sudah melakukan antisipasi cepat. Sehingga, jika ada yang beranggapan pemerintah tak serius, maka hal itu jelas keliru.

“Kita enggak pernah main-main, jadi (kalian) jangan main-main juga. Kita sejak awal sudah serius. Kita juga udah ingatkan untuk tak panik, jangan takut berlebihan. Kepanikan itu separuh dari penyakit,” tutupnya.(*)

Terkini

Warga TPA Antang Sebut Rusdin Abdullah Sosok yang Baik : Kita Harus Bantu

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga di sekitaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang Kota Malassar berbahagia saat tim Calon Walikota Makassar,...
Terkait

IDEAtimes.id, Jakarta;- Kasus Positif Covid-19 di Indonesia terus meningkat. Saat ini belum ada tanda-tanda membaik.

Meski demikian, Menkopolhukam Mahfud MD mengingatkan masyarakat agar masyarakat tidak panik berlebih.

Kata dia, pemerintah sejauh ini telah melakukan berbagai upaya dalam penanganan Covid-19 mulai dari PSBB dan New Norma.

Menurut Mahfud, masyarakat memang penting untuk bersikap namun tidak panik karena banyak yang lebih ditakuti.

“Saya kira jangan berlebihan takut ya.”Kata Mahfud saat saat menggelar Halal bihalal bersama keluarga besar Universitas Sebelas Maret, Selasa, 26/5/2020.

“Di Indonesia, setiap hari orang mati itu ada 4.484 orang. Nah yang mati karena Corona dari Januari hingga April atau 131 hari rata-rata 17 orang.”Tambah dia.

Lanjut Mahfud, menyamakan kasus kematian akibat Corona dengan yang disebabkan Kecelakaan atau AIDS dan Diare.

“Nah orang yang mati karena kecelakaan lalu lintas itu sembilan kali lebih banyak dari corona. Berkali-berkali lebih banyak orang mati karena Aids dan Diare.” Jelasnya.

Bukan hanya dalam skala lokal, dia juga membuat perbandingan dalam skala global. Menurutnya, pada rentan waktu yang sama, yakni 131 hari, angka kematian warga dunia karena corona berada di angka 280 ribu.

Sedang yang tewas karena diare ada 560 ribu, dan kanker di kisaran tiga jutaan orang.

Meski begitu, dia tak bermaksud menganggap enteng pandemi corona. Menurutnya, bakal lebih baik jika masyarakat berada di posisi tenang, yakni jangan meremehkan namun juga tak boleh takut.

“Kita jangan meremehkan virus ini, tapi juga jangan menjadi takut betul,” tukasnya.

Apalagi, kata Mahfud MD, sejak awal kemunculan corona di Indonesia, pemerintah sudah melakukan antisipasi cepat. Sehingga, jika ada yang beranggapan pemerintah tak serius, maka hal itu jelas keliru.

“Kita enggak pernah main-main, jadi (kalian) jangan main-main juga. Kita sejak awal sudah serius. Kita juga udah ingatkan untuk tak panik, jangan takut berlebihan. Kepanikan itu separuh dari penyakit,” tutupnya.(*)

spot_img
Terkini

Warga TPA Antang Sebut Rusdin Abdullah Sosok yang Baik : Kita Harus Bantu

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Warga di sekitaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang Kota Malassar berbahagia saat tim Calon Walikota Makassar,...

Berita Lainnya

spot_img