Senin, Mei 20, 2024

Pengamat : Kepercayaan Masyarakat ke Jokowi Menurun

Terkait
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

IDEAtimes.id, Jakarta;- Kepercayaan publik terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dianggap makin merosot.

Hal ini diungkapkan Pengamat komunikasi Politik Ari Junaedi, Kamis , 28/5/2020.

Menurutnya, merosotnya kepercayaan publik akibat pandemi virus corona (Covid-19).

Namun Ari menganggap Jokowi masih punya kesempatan untuk menaikkan citranya kembali terhadap masyarakat.

“Dengan tingkat kepercayaan publik terhadap Jokowi yang makin merosot, reshufle kabinet bisa menambah trust di Masyarakat.” Terang Ari, Kamis, 28/5.

Resufle, kata Ari, merupakan penyegaran sehingga bisa membuat para menteri bekerja lebih maksimal untuk melayani masyarakat.

“Dengan bongkar pasang kabinet, publik paham Jokowi ingin mengganti perseneling agar irama kabinet untuk berlari bisa lebih cepat.”Terangnya.

Dosen Universitas Indonesia (UI) itu menganalogikan Jokowi dengan manajer klub sepak bola.

Ari menjelaskan, manajer sepak bola mempunyai kewenangan untuk mengganti pemain yang dianggap tidak sesuai ekspektasi.

Dengan demikian, sambung Ari, performa klub yang dibesut bisa kembali meningkat.

“Ini ibaratnya Jokowi adalah manajer klub sepak bola yang ingin mengangkat perfoma klub dengan mengganti beberapa pemain lama dengan pemain baru yang lebih segar,” kata Ari.(*)

Terkini

Ketua DPRD Sulsel Berikan Lukisan untuk Bahtiar Baharuddin Karya Armin Toputiri

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari menyerahkan kenang-kenangan berupa lukisan kepada mantan PJ Gubernur Sulsel,...
Terkait

IDEAtimes.id, Jakarta;- Kepercayaan publik terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dianggap makin merosot.

Hal ini diungkapkan Pengamat komunikasi Politik Ari Junaedi, Kamis , 28/5/2020.

Menurutnya, merosotnya kepercayaan publik akibat pandemi virus corona (Covid-19).

Namun Ari menganggap Jokowi masih punya kesempatan untuk menaikkan citranya kembali terhadap masyarakat.

“Dengan tingkat kepercayaan publik terhadap Jokowi yang makin merosot, reshufle kabinet bisa menambah trust di Masyarakat.” Terang Ari, Kamis, 28/5.

Resufle, kata Ari, merupakan penyegaran sehingga bisa membuat para menteri bekerja lebih maksimal untuk melayani masyarakat.

“Dengan bongkar pasang kabinet, publik paham Jokowi ingin mengganti perseneling agar irama kabinet untuk berlari bisa lebih cepat.”Terangnya.

Dosen Universitas Indonesia (UI) itu menganalogikan Jokowi dengan manajer klub sepak bola.

Ari menjelaskan, manajer sepak bola mempunyai kewenangan untuk mengganti pemain yang dianggap tidak sesuai ekspektasi.

Dengan demikian, sambung Ari, performa klub yang dibesut bisa kembali meningkat.

“Ini ibaratnya Jokowi adalah manajer klub sepak bola yang ingin mengangkat perfoma klub dengan mengganti beberapa pemain lama dengan pemain baru yang lebih segar,” kata Ari.(*)

spot_img
Terkini

Ketua DPRD Sulsel Berikan Lukisan untuk Bahtiar Baharuddin Karya Armin Toputiri

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari menyerahkan kenang-kenangan berupa lukisan kepada mantan PJ Gubernur Sulsel,...

Berita Lainnya

spot_img