Selasa, Mei 28, 2024

Sudah 20 Hari Warga Luwu Utara Kebanjiran, Bupati Belum Pernah Datang

Terkait
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

IDEAtimes.id, LUWU UTARA – Warga Desa Pombakka, Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara sulit beraktifitas akibat banjir yang melanda sejak April lalu.

Salah seorang warga mengatakan, banjir yang sudah memasuki hari ke-20 melumpuhkan aktifitas warga yang kebanyakan berkebun.

Bahkan, kebun hingga empang warga juga terendam yang kini terlihat layaknya danau.

“Sudah 20 hari banjir. Tanggul jebol makanya meluap air. Semua kebun sama empang dan rumah terendam.” ungkapnya, Rabu, (15/5).

“Bupati juga belum pernah datang, kalau wakil pernah datang. Pak desa juga sekali ji datang. Waktu datang ji pak wakil.” ujarnya.

Saat ini kata dia, dirinya mengungsi di kantor desa akibat rumahnya yang terendam dan tidak bisa ditinggali.

“Saya ini kasian mengungsi di kantor desa karena rumah terendam.” tutupnya.

Senada itu, warga lainnya juga mengaku tidak mempunyai kegiatan lagi selama banjir.

“Tidak ada dibikin, kita cuma berkebun, ke empang tapi banjir. Jadi menunggu saja surut.” katanya.

Diketahui, banjir yang melanda Luwu Utara sejak April lalu disebabkan jeboknya tanggul Sungai Rongkong. (*)

Terkini

Ini Solusi Rusdin Abdullah untuk Pelaku UMKM di Makassar

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Bakal calon Wali Kota Makassar, Rusdin Abdullah melakukan silaturahmi dengan Warga Tallo melalui Program Rudal mendengar. Pengusaha...
Terkait

IDEAtimes.id, LUWU UTARA – Warga Desa Pombakka, Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara sulit beraktifitas akibat banjir yang melanda sejak April lalu.

Salah seorang warga mengatakan, banjir yang sudah memasuki hari ke-20 melumpuhkan aktifitas warga yang kebanyakan berkebun.

Bahkan, kebun hingga empang warga juga terendam yang kini terlihat layaknya danau.

“Sudah 20 hari banjir. Tanggul jebol makanya meluap air. Semua kebun sama empang dan rumah terendam.” ungkapnya, Rabu, (15/5).

“Bupati juga belum pernah datang, kalau wakil pernah datang. Pak desa juga sekali ji datang. Waktu datang ji pak wakil.” ujarnya.

Saat ini kata dia, dirinya mengungsi di kantor desa akibat rumahnya yang terendam dan tidak bisa ditinggali.

“Saya ini kasian mengungsi di kantor desa karena rumah terendam.” tutupnya.

Senada itu, warga lainnya juga mengaku tidak mempunyai kegiatan lagi selama banjir.

“Tidak ada dibikin, kita cuma berkebun, ke empang tapi banjir. Jadi menunggu saja surut.” katanya.

Diketahui, banjir yang melanda Luwu Utara sejak April lalu disebabkan jeboknya tanggul Sungai Rongkong. (*)

spot_img
Terkini

Ini Solusi Rusdin Abdullah untuk Pelaku UMKM di Makassar

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Bakal calon Wali Kota Makassar, Rusdin Abdullah melakukan silaturahmi dengan Warga Tallo melalui Program Rudal mendengar. Pengusaha...

Berita Lainnya

spot_img