Minggu, April 14, 2024

Soal Plt Ketua, Rudal Diminta Belajar Aturan Partai

Terkait
spot_img

IDEAtimes.id, Makassar;- Tudingan mantan bendahara Golkar Sulsel Rusdin Abdullah terkait dinamika pergantian Ketua DPD II Golkar di sejumlah daerah mendapat respon dari Wakil Ketua Korbid Golkar Sulsel Syamsul Alam Mallarangen.

Menurut Syamsul, pergantian atau reposisi pengurus dalam struktur partai sudah biasa terjadi dan setiap saat bisa dilakukan.

Tentunya, sesuai mekanisme dan aturan partai. Untuk itu, pergantian Plt ketua Golkar di beberapa daerah sesuai sesuai prosedur dan keputusan tersebut dipandang yang terbaik.

“Jadi pergantian ketua itu tidak ada yang dikorbankan apalagi disingkirkan atau dibumi hanguskan. Semua mantan Plt akan dikembalikan ke posisi tugas dan pokok masing-masing,” kata Syamsul Alam, Minggu (31/5/2020).

Adapun menyangkut pengganti ketua-ketua DPD II yang dianggap Rusdin Abdullah tidak berkualitas karena caleg gagal, kata Syamsul Alam, hal itu tidak bisa dijadikan sebagai ukuran atau dasar karena konteksnya berbeda.

Untuk itu Rudal, suami anggota DPRD Sulsel dari Partai Golkar, Debbie Purnama Rusdin agar lebih banyak belajar mendalami aturan kepartainya, khususnya partai Golkar sebelum berkomentar.

Hal itu bertujuan agar Rudal dalam mengomentari dinamika kepartaian memiliki data dan informasi akurat. Tidak asal berpendapat.

Tak hanya itu, ini juga sebagai bahan pelajaran bagi Rudal agar tidak mendikotomi caleg yang terpilih maupun tidak dalam memimpin partai.

“Terpilih sebagai legislator ataupun tidak itu bukan menjadi ukuran dari kualitas seorang kader golkar, karena belum tentu juga terpilih kemudian berkualitas,” sindirnya.

Adapun mengenai tudingan bahwa rotasi Plt, karena kepentingan musda golkar Sulsel, kata Syamsul Alam hal itu sama dekali tidak ada hubungannya.

Apalagi sampai saat ini belum ada jadwal pelaksanaan musda atas instruksi DPP sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

“Jadi jangan memberikan persepsi sendiri apalagi berwacana di media karena hanya menimbulkan kekeliruan yang tidak sesuai proses organisasi,” urainya.

Olehnya itu, bekas bendahara Golkar Sulsel diingatkan agar tidak asal beropini di media yang dapat merugikan partai Golkar. Harus dengan data yang akurat, mengingat Rudal bukan lagi pengurus.

“Jadi baiknnya Rudal banyak mempelajari atutan di partai Golkar terkhusus memgenai surat instruksi DPP perihal Plt karena itu tidak diatur,” ujarnya.

Sebelumnya, Plt Ketua Golkar Sulsel, Nurdin Halid menegaskan tidak pernah meminta ketua DPD II mendukung adiknya Kadir Halid sebagai kandidat Ketua Golkar Sulsel kedepannya.

Menurut dia, pergantian 5 Plt ketua DPD II adalah murni keputusan Golkar Sulsel dengan pertimbangan yang berbeda.

“Bilang itu pernyataan bohong besar karena saya tidak pernah mendorong adik saya maju,” ujar Nurdin.

Diketahui, DPD I Golkar Sulsel merotasi plt ketua DPD II di lima kabupaten/kota di Sulsel. Para ketua DPD II yang dicopot ialah Fahruddin Rangga di Kabupaten Takalar, Iskandar Zulkarnain Latif (Icul) di Sinjai, Hoist Bachtiar di Gowa. Bahkan beredar kabar Armin Mustamin Toputiri juga dicopot dari Plt Ketua DPD II Kota Palopo. (*)

spot_img
Terkini

Peraih Kalpataru di Sulsel Support Peringatan Hari Bumi yang Digagas Pj Gubernur

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Dua peraih Kalpataru di Sulsel, Muhammad Ikhwan dan Darmawan Denassa mensupport penanaman pohon serentak dalam rangka...
Terkait

IDEAtimes.id, Makassar;- Tudingan mantan bendahara Golkar Sulsel Rusdin Abdullah terkait dinamika pergantian Ketua DPD II Golkar di sejumlah daerah mendapat respon dari Wakil Ketua Korbid Golkar Sulsel Syamsul Alam Mallarangen.

Menurut Syamsul, pergantian atau reposisi pengurus dalam struktur partai sudah biasa terjadi dan setiap saat bisa dilakukan.

Tentunya, sesuai mekanisme dan aturan partai. Untuk itu, pergantian Plt ketua Golkar di beberapa daerah sesuai sesuai prosedur dan keputusan tersebut dipandang yang terbaik.

“Jadi pergantian ketua itu tidak ada yang dikorbankan apalagi disingkirkan atau dibumi hanguskan. Semua mantan Plt akan dikembalikan ke posisi tugas dan pokok masing-masing,” kata Syamsul Alam, Minggu (31/5/2020).

Adapun menyangkut pengganti ketua-ketua DPD II yang dianggap Rusdin Abdullah tidak berkualitas karena caleg gagal, kata Syamsul Alam, hal itu tidak bisa dijadikan sebagai ukuran atau dasar karena konteksnya berbeda.

Untuk itu Rudal, suami anggota DPRD Sulsel dari Partai Golkar, Debbie Purnama Rusdin agar lebih banyak belajar mendalami aturan kepartainya, khususnya partai Golkar sebelum berkomentar.

Hal itu bertujuan agar Rudal dalam mengomentari dinamika kepartaian memiliki data dan informasi akurat. Tidak asal berpendapat.

Tak hanya itu, ini juga sebagai bahan pelajaran bagi Rudal agar tidak mendikotomi caleg yang terpilih maupun tidak dalam memimpin partai.

“Terpilih sebagai legislator ataupun tidak itu bukan menjadi ukuran dari kualitas seorang kader golkar, karena belum tentu juga terpilih kemudian berkualitas,” sindirnya.

Adapun mengenai tudingan bahwa rotasi Plt, karena kepentingan musda golkar Sulsel, kata Syamsul Alam hal itu sama dekali tidak ada hubungannya.

Apalagi sampai saat ini belum ada jadwal pelaksanaan musda atas instruksi DPP sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

“Jadi jangan memberikan persepsi sendiri apalagi berwacana di media karena hanya menimbulkan kekeliruan yang tidak sesuai proses organisasi,” urainya.

Olehnya itu, bekas bendahara Golkar Sulsel diingatkan agar tidak asal beropini di media yang dapat merugikan partai Golkar. Harus dengan data yang akurat, mengingat Rudal bukan lagi pengurus.

“Jadi baiknnya Rudal banyak mempelajari atutan di partai Golkar terkhusus memgenai surat instruksi DPP perihal Plt karena itu tidak diatur,” ujarnya.

Sebelumnya, Plt Ketua Golkar Sulsel, Nurdin Halid menegaskan tidak pernah meminta ketua DPD II mendukung adiknya Kadir Halid sebagai kandidat Ketua Golkar Sulsel kedepannya.

Menurut dia, pergantian 5 Plt ketua DPD II adalah murni keputusan Golkar Sulsel dengan pertimbangan yang berbeda.

“Bilang itu pernyataan bohong besar karena saya tidak pernah mendorong adik saya maju,” ujar Nurdin.

Diketahui, DPD I Golkar Sulsel merotasi plt ketua DPD II di lima kabupaten/kota di Sulsel. Para ketua DPD II yang dicopot ialah Fahruddin Rangga di Kabupaten Takalar, Iskandar Zulkarnain Latif (Icul) di Sinjai, Hoist Bachtiar di Gowa. Bahkan beredar kabar Armin Mustamin Toputiri juga dicopot dari Plt Ketua DPD II Kota Palopo. (*)

spot_img
Terkini

Peraih Kalpataru di Sulsel Support Peringatan Hari Bumi yang Digagas Pj Gubernur

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Dua peraih Kalpataru di Sulsel, Muhammad Ikhwan dan Darmawan Denassa mensupport penanaman pohon serentak dalam rangka...

Berita Lainnya

spot_img