Minggu, April 14, 2024

Hukuman Iwan Asaad Dicabut, Taufan Pawe Somasi Pj Wali Kota Parepare

Terkait
spot_img

IDEAtimes.id, PAREPARE – Mantan Wali Kota Parepare Taufan Pawe, melalui kuasa hukumanya mengirimkan surat somasi (peringatan hukum) kepada Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare Akbar Ali.

Pasalnya, Akbar Ali telah mencabut surat keputusan (SK) penjatuhan hukuman disiplin berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama satu tahun kepada Iwan Asaad, yang sebelumnya dikeluakan Taufan Pawe sewaktu masih menjabat Wali Kota Parepare.

Surat Keputusan (SK) Pj Wali Kota Parepare Nomor 880 Tahun 2023 tertanggal 29 Nopember 2023 tentang Pencabutan Surat Keputusan Wali Kota Parepare Nomor 798 Tahun 2023 tanggal 20 Oktober 2023 itu, dinilai cacat administrasi.

“Surat somasi sudah kita layangkan. Sepertinya Pj Wali Kota Parepare ingin bermain. Kami menduga, Pj mencabut hukuman disiplin untuk menjadikan Iwan Assad Inpekstur Daerah, karena sudah lolos di lelang jabatan. Padahal itu cacat administrasi. Itu fatal sekali,” ungkap Kuasa Hukum Taufan Pawe, Hasnan Hasbi, Rabu, (27/3).

Hasnan Hasbi menjelaskan, Pj Wali Kota Parepare tidak bisa melakukan pencabutan keputusan mantan Wali Kota Parepare Taufan Pawe, terhadap sanksi penurunan pangkat Iwan Asaad.

Mengingat, berdasarkan Pasal 64 ayat (1) U Administrasi Pemerintahan, keputusan hanya dapat dilakukan pencabutan apabila terdapat cacat wewenang, prosedur, dan substansi.

“Sementara hukuman disiplin itu sudah sesuai peraturan tentang Disiplin PNS. Taufan Pawe saat itu Wali Kota Parepare memiliki kewenangan sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian yang berwenang menghukum PNS yang melakukan pelanggaran disiplin,” jelasnya.

Hasnan Hasbi menjelaskan, saat menjabat Sekda, Iwan Asaad melakukan pelanggaran berat. Iwan Asaad telah melakukan Perjalanan Dinas tanpa izin Wali Kota.

Bahkan, Iwan Asaad telah menggunakan akun Wali Kota Parepare Taufan Pawe dalam Sistem Informasi E-Kinerja untuk melakukan penilaiaan terhadap dirinya sendiri.

“Ini yang paling parah, Iwan Assad menggunakan akun dengan menggunakan username NIP dan Password pribadi Taufan Pawe untuk melakukan penilaian sendiri untuk kepentingan pribadi. Inikan sifat korupsi dan melanggar Undang-undang informasi dan transaksi Elektronik (ITE),” ungkapnya.

Sebelumnya, SK penjatuhan hukuman disiplin berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 (satu) tahun kepada Iwan Asaad dikeluarkan, setelah Tim Pemeriksa Disiplin ASN Pemerintah Kota Parepare menemukan pelanggaran berat.

Pemekriksaan ini dilakukan buntut dari pencopotan Iwan Assad sebaga Sekda Kota Parepare.

Diketahui, pencopotan ini berawal
saat Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mengeluarkan surat rekomendasi bersifat segera untuk melakukan evaluasi jabatan sekda Kota Parepare.

Namun Iwan Assad menolak untuk dievaluasi. Melihat sikap tersebut, Tim Evaluasi mengeluarkan rekomendasi untuk tidak memperpanjang jabatan Iwan Asaad sebagai Sekda Kota Parepare, dan disegerakan untuk diberhentikan sebagai sekda Kota Parepare. (*)

spot_img
Terkini

Pendeta Musa Sebut IAS Sosok Rendah Hati dan Ramah

IDEAtimes.id, TORAJA - Karakter kepemimpinan Dr Ilham Arief Sirajuddin (IAS) saat menjabat wali kota Makassar 2004-2014 ternyata begitu membekas...
Terkait

IDEAtimes.id, PAREPARE – Mantan Wali Kota Parepare Taufan Pawe, melalui kuasa hukumanya mengirimkan surat somasi (peringatan hukum) kepada Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare Akbar Ali.

Pasalnya, Akbar Ali telah mencabut surat keputusan (SK) penjatuhan hukuman disiplin berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama satu tahun kepada Iwan Asaad, yang sebelumnya dikeluakan Taufan Pawe sewaktu masih menjabat Wali Kota Parepare.

Surat Keputusan (SK) Pj Wali Kota Parepare Nomor 880 Tahun 2023 tertanggal 29 Nopember 2023 tentang Pencabutan Surat Keputusan Wali Kota Parepare Nomor 798 Tahun 2023 tanggal 20 Oktober 2023 itu, dinilai cacat administrasi.

“Surat somasi sudah kita layangkan. Sepertinya Pj Wali Kota Parepare ingin bermain. Kami menduga, Pj mencabut hukuman disiplin untuk menjadikan Iwan Assad Inpekstur Daerah, karena sudah lolos di lelang jabatan. Padahal itu cacat administrasi. Itu fatal sekali,” ungkap Kuasa Hukum Taufan Pawe, Hasnan Hasbi, Rabu, (27/3).

Hasnan Hasbi menjelaskan, Pj Wali Kota Parepare tidak bisa melakukan pencabutan keputusan mantan Wali Kota Parepare Taufan Pawe, terhadap sanksi penurunan pangkat Iwan Asaad.

Mengingat, berdasarkan Pasal 64 ayat (1) U Administrasi Pemerintahan, keputusan hanya dapat dilakukan pencabutan apabila terdapat cacat wewenang, prosedur, dan substansi.

“Sementara hukuman disiplin itu sudah sesuai peraturan tentang Disiplin PNS. Taufan Pawe saat itu Wali Kota Parepare memiliki kewenangan sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian yang berwenang menghukum PNS yang melakukan pelanggaran disiplin,” jelasnya.

Hasnan Hasbi menjelaskan, saat menjabat Sekda, Iwan Asaad melakukan pelanggaran berat. Iwan Asaad telah melakukan Perjalanan Dinas tanpa izin Wali Kota.

Bahkan, Iwan Asaad telah menggunakan akun Wali Kota Parepare Taufan Pawe dalam Sistem Informasi E-Kinerja untuk melakukan penilaiaan terhadap dirinya sendiri.

“Ini yang paling parah, Iwan Assad menggunakan akun dengan menggunakan username NIP dan Password pribadi Taufan Pawe untuk melakukan penilaian sendiri untuk kepentingan pribadi. Inikan sifat korupsi dan melanggar Undang-undang informasi dan transaksi Elektronik (ITE),” ungkapnya.

Sebelumnya, SK penjatuhan hukuman disiplin berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 (satu) tahun kepada Iwan Asaad dikeluarkan, setelah Tim Pemeriksa Disiplin ASN Pemerintah Kota Parepare menemukan pelanggaran berat.

Pemekriksaan ini dilakukan buntut dari pencopotan Iwan Assad sebaga Sekda Kota Parepare.

Diketahui, pencopotan ini berawal
saat Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mengeluarkan surat rekomendasi bersifat segera untuk melakukan evaluasi jabatan sekda Kota Parepare.

Namun Iwan Assad menolak untuk dievaluasi. Melihat sikap tersebut, Tim Evaluasi mengeluarkan rekomendasi untuk tidak memperpanjang jabatan Iwan Asaad sebagai Sekda Kota Parepare, dan disegerakan untuk diberhentikan sebagai sekda Kota Parepare. (*)

spot_img
Terkini

Pendeta Musa Sebut IAS Sosok Rendah Hati dan Ramah

IDEAtimes.id, TORAJA - Karakter kepemimpinan Dr Ilham Arief Sirajuddin (IAS) saat menjabat wali kota Makassar 2004-2014 ternyata begitu membekas...

Berita Lainnya

spot_img