Senin, Mei 20, 2024

Mahasiswi Cantik ini Ciptakan Solusi Anti Corona

Terkait
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

IDEAtimes.id, Jakarta; – Siti Lusiana, Aktivis Perempuan yang mengepalai Departemen Riset dan Pengembangan Gerakan Perempuan Kammi ini menjadi buah bibir di sebagian besar masyarakat Indonesia.

Korupsi yang menentang kesehatan umat manusia di dunia, menentang membuat gadis cantik yang mengundang Lusi ini menemukan solusi konkret yang mencegah virus tersebut.

Hari ini kebutuhan masyarakat akan produk sanitizer tangan membuat respons pasar gugup memperoleh harga pembersih tangan hingga 200%.

Hal ini benar-benar menambah kesedihan masyarakat untuk mengakses kebutuhan tersebut.

Namun, Lusi justru bertindak sebaliknya. Alih – alih mengutuk keadaan, aktivis KAMMI ini justru memilih mempraktekkan ilmunya.

“Hand sanitizer itu bisa dibuat sendiri, mudah banget caranya, asalkan kita tahu komposisinya dan aturannya” Ungkap gadis kelahiran Bojonegoro ini, Kamis, 12/3/2020.

“Jika masyarakat lagi – lagi menjadi korban dari kurangnya respon pencegahan pemerintah dan kelangkaan produk kesehatan, maka problem teknis ini berhasil dipecahkan dengan membuat sendiri dari rumah.”Tambahnya.

Sebagai seorang aktivis, Lusi sangat mewakili spirit gerakan Kammi yang hari ini hadir dari semangat jalanan menuju gerakan intelektual.

“Saya percaya semua masalah ada solusinya. Termasuk virus, masyarakat tidak boleh panik, kita harus lebih kuat dari penyakit, apalagi virus”. Jelas Peneliti genetika ini.

Lusi juga sudah memperhitungkan tingkat keamanan dan efisiensi produk ini.

“Ini homemade, dan saya pake anti Septik sesuai dengan rekomendasi WHO, dan bahan ini Ph nya sesuai dengan kulit, sehingga ga akan mengiritasi pemakai”. Terangnya.

Kedepan si product maker ini juga sudah mempersiapkan berbagai produk yang aman dan terjangkau, seperti sabun, masker wajah, bb cream, dan skincare alami lainnya. Tidak sulit mendapatkan Handsanitizer ini, cukup dengan 30.000 sudah bisa menggunakan produk anti Septik ini sebanyak 60ml.

“Semoga masih banyak aktivis dan Scientist lain yang mampu memecahkan problem teknis di masyarakat, sehingga kita bisa menambah daya guna kita.”Tutupnya.(*)

Terkini

Ketua DPRD Sulsel Berikan Lukisan untuk Bahtiar Baharuddin Karya Armin Toputiri

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari menyerahkan kenang-kenangan berupa lukisan kepada mantan PJ Gubernur Sulsel,...
Terkait

IDEAtimes.id, Jakarta; – Siti Lusiana, Aktivis Perempuan yang mengepalai Departemen Riset dan Pengembangan Gerakan Perempuan Kammi ini menjadi buah bibir di sebagian besar masyarakat Indonesia.

Korupsi yang menentang kesehatan umat manusia di dunia, menentang membuat gadis cantik yang mengundang Lusi ini menemukan solusi konkret yang mencegah virus tersebut.

Hari ini kebutuhan masyarakat akan produk sanitizer tangan membuat respons pasar gugup memperoleh harga pembersih tangan hingga 200%.

Hal ini benar-benar menambah kesedihan masyarakat untuk mengakses kebutuhan tersebut.

Namun, Lusi justru bertindak sebaliknya. Alih – alih mengutuk keadaan, aktivis KAMMI ini justru memilih mempraktekkan ilmunya.

“Hand sanitizer itu bisa dibuat sendiri, mudah banget caranya, asalkan kita tahu komposisinya dan aturannya” Ungkap gadis kelahiran Bojonegoro ini, Kamis, 12/3/2020.

“Jika masyarakat lagi – lagi menjadi korban dari kurangnya respon pencegahan pemerintah dan kelangkaan produk kesehatan, maka problem teknis ini berhasil dipecahkan dengan membuat sendiri dari rumah.”Tambahnya.

Sebagai seorang aktivis, Lusi sangat mewakili spirit gerakan Kammi yang hari ini hadir dari semangat jalanan menuju gerakan intelektual.

“Saya percaya semua masalah ada solusinya. Termasuk virus, masyarakat tidak boleh panik, kita harus lebih kuat dari penyakit, apalagi virus”. Jelas Peneliti genetika ini.

Lusi juga sudah memperhitungkan tingkat keamanan dan efisiensi produk ini.

“Ini homemade, dan saya pake anti Septik sesuai dengan rekomendasi WHO, dan bahan ini Ph nya sesuai dengan kulit, sehingga ga akan mengiritasi pemakai”. Terangnya.

Kedepan si product maker ini juga sudah mempersiapkan berbagai produk yang aman dan terjangkau, seperti sabun, masker wajah, bb cream, dan skincare alami lainnya. Tidak sulit mendapatkan Handsanitizer ini, cukup dengan 30.000 sudah bisa menggunakan produk anti Septik ini sebanyak 60ml.

“Semoga masih banyak aktivis dan Scientist lain yang mampu memecahkan problem teknis di masyarakat, sehingga kita bisa menambah daya guna kita.”Tutupnya.(*)

spot_img
Terkini

Ketua DPRD Sulsel Berikan Lukisan untuk Bahtiar Baharuddin Karya Armin Toputiri

IDEAtimes.id, MAKASSAR - Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari menyerahkan kenang-kenangan berupa lukisan kepada mantan PJ Gubernur Sulsel,...

Berita Lainnya

spot_img